Latar Belakang Visi Misi Nilai Keunggulan Struktur Organisasi Susunan Pengurus
TKIT Al-Ummah KBIT Al-Ummah TAAS Al-Ummah

Senin, 07 Februari 2011 | 08.41 | 0 Comments

Menristek Buka Lokakarya Nasional JSIT


Menteri Riset dan Teknologi, Suharna Surapranata, Sabtu (5/2), membuka seminar dan lokakarya nasional Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) di Pusat Peraga (PP) Iptek, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Seperti dijelaskan Ketua Umum JSIT Indonesia, Sukro Muhab, seminar dan lokakarya ini bertujuan memantapkan dan menyosialisasikan konsep dasar dan standar mutu sekolah Islam terpadu.

"Tujuan penyusunan konsep dasar dan standar mutu ini adalah agar semua sekolah yang menggunakan konsep Islam terpadu memiliki pedoman yang sama sehingga tujuan utama dari dibentuknya sekolah Islam terpadu ini dapat dicapai secara efektif," kata Sukro.

Pada lokakarya ini, ungkap Sukro, akan ada deklarasi dan tekad bersama dari para pengelola sekolah Islam terpadu dalam membangun bangsa melalui pendidikan karakter. Sebenarnya, lanjut dia, hal ini merupakan penegasan kembali dari seruan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei tahun lalu.

"Intinya, pendidikan harus membawa pada pembentukan karakter anak didik yang berakhlak mulia, satu hal yang sudah kita kerjakan sejak berdirinya JSIT pada 1993.''

Ajang pertemuan nasional ini, kata Sukro, juga dimaksudkan sebagai upaya memperkuat sinergi antarsekolah Islam terpadu sekaligus berbagi pengalaman dalam mengelola sekolah berlabel Islam terpadu. "Ini juga jadi ajang silaturahim antarpengelola, pendidik, dan para praktisi pendidikan Islam."

Tak kurang 1.000 peserta dari seluruh Indonesia hadir pada kegiatan yang digelar selama tiga hari (4-6 Februari 2011) ini. Mereka merupakan utusan dari pengurus yayasan, kepala sekolah, dan guru sekolah Islam terpadu di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh hingga Timika, Papua.

Selain Menristek, seminar ini juga menghadirkan pembicara dari dalam dan luar negeri, seperti Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal; Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Rahmat Wahab; Direktur Sekolah ADNI Malaysia, Hasni Muhammad; Vice Executive Al Junied Islamic Schools Singapura, Khairlana binte Zainal Abiden; dan Sukro Muhab, selaku ketua umum JSIT. [ed: wachidah handasah]

Sumber: Republika edisi Sabtu, 5 Januari 2011 hal.12
 
Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by Jurnalborneo.com
Proudly powered by Blogger.com | Modif by AbuNida