
Kecerdasan anak mulai terbentuk secara cepat ketika anak berada pada usia 0-5 tahun, tetapi dalam buku parenting masa yang sangat kritis disebutkan dari umur 0-3 tahun, karena saat itu kemampuan otak untuk tersambung dapat mencapai 1,8 juta sambungan per detik, jika kelewat 1 detik saja berarti 1,8 juta sambungan tak tersambungkan, betapa kritisnya masa itu..
Meskipun mereka belum bisa mengungkapkan tapi mereka perekam yang luar biasa dan mereka menyimpan bakat di masa depannya, apakah menjadi orang yang cerdas, percaya diri, penolong dan yang positif ataukah dia menyimpan bakat yang negatif. Hati-hati dengan apa yang akan kita rekamkan padanya. Jadi, Jangan sepelekan usia 0-3 tahun kehidupannya.
Allah memberikan waktu nifas bagi para ibu, dimana seorang ibu dibebaskan dari beberapa kewajiban untuk bisa memberikan kenyamanan bayi yang baru dilahirkannya, untuk dibimbing sepenuh hati dalam melangkah diawal kehidupannya di dunia. Saat menyusui adalah moment yang tepat untuk memberikan rekaman yang positif dengan melantunkan ayat-ayat Al Qur'an, berdialog, membacakan sholawat atau kalimat-kalimat yang positif sehingga mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan penuh percaya diri. Wahai ibu... jangan pernah lewatkan moment itu karena bila kita ingin anak kita sukses kelak tidak perlu menunggu 20 tahun lagi, mulai dari sekarang bisa dimulai.
Kisah seorang ibu, melihat anaknya lagi mengerjakan tugas bersama di rumahnya, seorang ibu terheran-heran melihat anaknya yang diam tidak punya pendapat dan inisiatif bahkan cenderung dijadikan pelayan untuk mengambil pensil atau kertas. Menyesal tiada arti, betapa selama ini dia salah mendidiknya.
Ibu... Bapak ... berikan pendidikan yang terbaik buatnya ketika masa-masa kritisnya jangan pernah lewatkan, jika kita tidak ingin menyesal kelak. [Nur Niswatin Agustina, S.Si, Kepala KBIT Al-Ummah]
Meskipun mereka belum bisa mengungkapkan tapi mereka perekam yang luar biasa dan mereka menyimpan bakat di masa depannya, apakah menjadi orang yang cerdas, percaya diri, penolong dan yang positif ataukah dia menyimpan bakat yang negatif. Hati-hati dengan apa yang akan kita rekamkan padanya. Jadi, Jangan sepelekan usia 0-3 tahun kehidupannya.
Allah memberikan waktu nifas bagi para ibu, dimana seorang ibu dibebaskan dari beberapa kewajiban untuk bisa memberikan kenyamanan bayi yang baru dilahirkannya, untuk dibimbing sepenuh hati dalam melangkah diawal kehidupannya di dunia. Saat menyusui adalah moment yang tepat untuk memberikan rekaman yang positif dengan melantunkan ayat-ayat Al Qur'an, berdialog, membacakan sholawat atau kalimat-kalimat yang positif sehingga mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan penuh percaya diri. Wahai ibu... jangan pernah lewatkan moment itu karena bila kita ingin anak kita sukses kelak tidak perlu menunggu 20 tahun lagi, mulai dari sekarang bisa dimulai.
Kisah seorang ibu, melihat anaknya lagi mengerjakan tugas bersama di rumahnya, seorang ibu terheran-heran melihat anaknya yang diam tidak punya pendapat dan inisiatif bahkan cenderung dijadikan pelayan untuk mengambil pensil atau kertas. Menyesal tiada arti, betapa selama ini dia salah mendidiknya.
Ibu... Bapak ... berikan pendidikan yang terbaik buatnya ketika masa-masa kritisnya jangan pernah lewatkan, jika kita tidak ingin menyesal kelak. [Nur Niswatin Agustina, S.Si, Kepala KBIT Al-Ummah]

4 komentar:
Subhanallah....
bermanfaat banget gan...
aku setuju...
bahwasanya...seorang anak itu lahir dalam keadaan bersih...yang diumpamakan....sebagai kertas putih...tinggal kita mau mengisi dengan tinta apa...heheehehe gitu kan gan...
cuman masalahnya....jarang orang yang tau dengan hal-hal yang semacam itu...semoga banyak ibu-ibu muda yang baca artikel ini gan...
semangat......
i Love You,,,,
wah mantraaaabbbbbbb..........
ntar anak" aku kan aku bimbing nih.....
Setuju banget, setiap bayi adalah putih bersih, kan kita gambar baik atau tidak ada pada orang tuanya. makasih menambah wawasanku...
like it...
Posting Komentar