Ketika aku mengingat-ingat, ternyata dulu aku masih suka bermain sampai usia belasan tahun. ketika aku mencoba mengingat lagi waktu itu aku duduk dibangku SMP. Ah... tapi anak-anak kita?? Waktu bermain sangat-sangat kita batasi. Coba kita menghitung, pagi berangkat ke sekolah sampai siang bahkan yang full day school sampai sore, setelah itu mengaji, istirahat sebentar, sholat maghrib, setelah itu harus belajar lagi, kemudian tidur. Belum lagi ada tambahan waktu les pelajaran sekolah, bahasa inggris, musik, menggambar, sempoa, jarimatika, atau yang lainnya. Cukup pusing kan??
Dulu kita merasakan kebahagiaan ketika bermain-main dengan teman-teman, rame-rame menyanyikan lagu:
Yo parakanca dolanan ing njaba
Padhang mbulan padhange kaya rina
Rembulane kang ngawe-ngawe
Ngilangake aja padha turu sore..
Setelah itu kami berlari, bersembunyi, melompat, menari dan apa saja...
Mari kita beri anak kita waktu untuk bermain yang cukup dengan tidak menafikkan tanggung jawabnya untuk belajar, karena ketika bermain dengan teman-teman hakikatnya mereka sedang belajar bersosialisasi, mereka belajar negosiasi, mereka belajar komunikasi, mereka belajar mengatur emosi, mereka belajar sportif dan banyak hal. Bila kita menginginkan anak yang cerdas dan bahagia berilah mereka kesempatan untuk bermain dengan teman-temannya.[]
Dulu kita merasakan kebahagiaan ketika bermain-main dengan teman-teman, rame-rame menyanyikan lagu:
Yo parakanca dolanan ing njaba
Padhang mbulan padhange kaya rina
Rembulane kang ngawe-ngawe
Ngilangake aja padha turu sore..
Setelah itu kami berlari, bersembunyi, melompat, menari dan apa saja...
Mari kita beri anak kita waktu untuk bermain yang cukup dengan tidak menafikkan tanggung jawabnya untuk belajar, karena ketika bermain dengan teman-teman hakikatnya mereka sedang belajar bersosialisasi, mereka belajar negosiasi, mereka belajar komunikasi, mereka belajar mengatur emosi, mereka belajar sportif dan banyak hal. Bila kita menginginkan anak yang cerdas dan bahagia berilah mereka kesempatan untuk bermain dengan teman-temannya.[]

5 komentar:
hehehehe
jadi teringat masa kecilku,,,,
pada waktu terang bulan bermain petak umpet dan ninja-ninjaan dalam pancaran sinar bulan...
dan yang pasti gan...
permainan semacam itu hanya anak2 desa saja yang merasakanya.....karena memang karena keterbatasanlah yang mengakibatkan mereka mau berkumpul bersama teman-teman...
hehehehe...
Dolanan jaman cilik durung ono listrik, dadine nek padang bulan yo guderan nang latar.
Nice info.
salam sobat
masa kecil,indah untuk diingat .
apalagi dolanan.
salam sobat
berkunjung lagi.
mau baca dolanan
foto yg dipostingkan anak2 TK imut2 , saya suka lihatnya.
dolanan asyik bangeet nih, masa anak-anak memang masa yang paling bahagia
Posting Komentar