Dalam kerjasamanya dengan Dinas Pendidikan Bontang-Kaltim, Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) menunjuk ustadzah Efa selaku koordinator Kurikulum KBIT dan TKIT Al Ummah untuk memberikan pelatihan bertema “Optimalisasi Alat Peraga Edukatif (APE) Bagi Efektivitas Pembelajaran PAUD” Kamis, 10 November 2011.
Bertempat di Hall Hotel Akbar Bontang, acara yang dihadiri sekitar 115 guru KB-TK se Bontang tersebut berjalan “khidmat”. Peserta takjub menyaksikan presentasi puluhan slide yang menampilkan begitu leluasanya anak-anak Al Ummah bereksplorasi dengan APE. Pemandangan tersebut tidak lazim terjadi mengingat masih banyak KB-TK yang masih menjadikan APE sebagai hiasan kelas yang hampir tidak tersentuh anak-anak karena khawatir rusak.
“Minimnya pengetahuan tentang bagaimana APE yang berkualitas membuat banyak guru KB-TK membiarkan saja anak bermain dengan APE yang tidak aman dan tidak tepat untuk usianya” papar Musrifah, M.Med Kom, nama lengkap ustadzah Efa.
Dalam pelatihan itu peserta mulai tersadarkan bahwa kualitas bahan baku dan desain APE turut mempengaruhi kualitas belajar anak. Misalnya APE yang terbuat dari kayu harus memperhatikan jenis kayu, serat kayu, berat kayu dan cat yang digunakan. Desain menarik juga bukan syarat utama, tapi lebih diutamakan desain yang membantu meningkatkan aspek-aspek perkembangan sesuai usia anak dengan cara belajar melalui bermain.
“Pengetahuan tentang APE dan menguasai penggunaan APE adalah salah satu syarat guru dapat memberikan pembelajaran yang optimal, dengan begitu ilmu dapat mengalir ke otak anak, bukan sekedar bermain” tambah ustadzah Efa. []
Bertempat di Hall Hotel Akbar Bontang, acara yang dihadiri sekitar 115 guru KB-TK se Bontang tersebut berjalan “khidmat”. Peserta takjub menyaksikan presentasi puluhan slide yang menampilkan begitu leluasanya anak-anak Al Ummah bereksplorasi dengan APE. Pemandangan tersebut tidak lazim terjadi mengingat masih banyak KB-TK yang masih menjadikan APE sebagai hiasan kelas yang hampir tidak tersentuh anak-anak karena khawatir rusak.
“Minimnya pengetahuan tentang bagaimana APE yang berkualitas membuat banyak guru KB-TK membiarkan saja anak bermain dengan APE yang tidak aman dan tidak tepat untuk usianya” papar Musrifah, M.Med Kom, nama lengkap ustadzah Efa.
![]() |
| Ustadzah Efa mengajak peserta praktik memeriksa kualitas APE dan menggunakannya |
Dalam pelatihan itu peserta mulai tersadarkan bahwa kualitas bahan baku dan desain APE turut mempengaruhi kualitas belajar anak. Misalnya APE yang terbuat dari kayu harus memperhatikan jenis kayu, serat kayu, berat kayu dan cat yang digunakan. Desain menarik juga bukan syarat utama, tapi lebih diutamakan desain yang membantu meningkatkan aspek-aspek perkembangan sesuai usia anak dengan cara belajar melalui bermain.
“Pengetahuan tentang APE dan menguasai penggunaan APE adalah salah satu syarat guru dapat memberikan pembelajaran yang optimal, dengan begitu ilmu dapat mengalir ke otak anak, bukan sekedar bermain” tambah ustadzah Efa. []


