
Ruangan berukuran 5 x 8 meter itu penuh dengan para Ustadzah. Dua puluhan ustadzah berseragam oranye dan sepuluh lainnya memakai seragam berwarna biru. Tatapan mata mereka bergantian mengarah ke pembicara dan layar LCD proyektor.
Ustadzah Efa, salah satu ustadzah di TKIT Al Ummah, Kamis siang itu (28/10) menjadi pembicara. Ia mempresentasikan hasil konferensi pendidikan anak usia dini yang dihadirinya. Konferensi selama tiga hari itu diselenggarakan oleh Sekolah Al Falah Jakarta bekerjasama dengan konsultan Pamela Phelps, Phd dari Florida, Amerika Serikat.
Banyak hal yang didapatkan dari konferensi PAUD tahunan paling bergengsi di Indonesia itu. Mulai dari penyempurnaan implementasi kurikulum BCCT (Beyond Centers and Circle Time) sampai perkembangan terbaru penelitian tentang PAUD yang mendukung kurikulum yang lebih dikenal di Indonesia dengan metode Sentra.
Agar hasil konferensi itu bisa efektif dimanfaatkan di TKIT dan KBIT Al Ummah, seluruh Ustadzah diharuskan menerima ilmu yang sama meskipun tidak semua ustadzah bisa berangkat ke Jakarta. Sosialisasi sesi I yang berlangsung selama dua jam itu diselenggarakan dalam rangka mencapai harapan itu. Sosialisasi itu juga diikuti ustadzah-ustadzah KBIT dan TKIT Al Ibrah yang siang itu memakai seragam berwarna biru.[]
Ustadzah Efa, salah satu ustadzah di TKIT Al Ummah, Kamis siang itu (28/10) menjadi pembicara. Ia mempresentasikan hasil konferensi pendidikan anak usia dini yang dihadirinya. Konferensi selama tiga hari itu diselenggarakan oleh Sekolah Al Falah Jakarta bekerjasama dengan konsultan Pamela Phelps, Phd dari Florida, Amerika Serikat.
Banyak hal yang didapatkan dari konferensi PAUD tahunan paling bergengsi di Indonesia itu. Mulai dari penyempurnaan implementasi kurikulum BCCT (Beyond Centers and Circle Time) sampai perkembangan terbaru penelitian tentang PAUD yang mendukung kurikulum yang lebih dikenal di Indonesia dengan metode Sentra.
Agar hasil konferensi itu bisa efektif dimanfaatkan di TKIT dan KBIT Al Ummah, seluruh Ustadzah diharuskan menerima ilmu yang sama meskipun tidak semua ustadzah bisa berangkat ke Jakarta. Sosialisasi sesi I yang berlangsung selama dua jam itu diselenggarakan dalam rangka mencapai harapan itu. Sosialisasi itu juga diikuti ustadzah-ustadzah KBIT dan TKIT Al Ibrah yang siang itu memakai seragam berwarna biru.[]

6 komentar:
Mantab. Selalu menemukan pembelajaran di sini. Semoga pendidikan Islam semakin maju
salam sobat
dengan konferensi PAUD bersama ,bisa mendapatkan penyempurnaan implemntasi kurikulum BCCT dan perkembangan PAUD yang lebih dikenal di Indonesia dengan metode sentra.
semoga makin sukses Al-Ummah.
Semoga Al Ummah semakin maju dan bisa menjadi kebanggan Gresik
Selamat ya ustadzah, Sekarang Al Ummah semakin kelihatan prestasinya. Be the best ya
Metode BCCT ini diperkenalkan oleh beberapa guru TK dan Paud. .Metode ini banyak digunakan para guru TK dan Paud yang sekolahnya memiliki keterbatasan financial. Metode seperti ini tentu bisa dicoba oleh siapa saja. Para guru menggunakan barang-barang bekas dalam membuat alat peraga pengajaran. Selain menghemat biaya, metode ini juga mengajarkan anak-anak untuk mencintai lingkungan dan alam sekitar, karena biasanya metode ini mengajak anak didik untuk lebih dekat dengan alam. Contoh dalam metode ini bisa ditemukan di:
http://lagu2anak.blogspot.com/2010/11/penggunaan-metode-bcct-beyond-centers.html
@Kak Zepe: Metode BCCT digunakan pada pendidikan anak usia dini (pre school) bukan didasarkan pada alasan keterbatasan dana. Metode ini justru dikembangkan oleh Pamela Phelp di Florida Amerika Serikat dengan ketersediaan dana yang melimpah di Creative Pre School di sana. Di Indonesia, BCCT dikembangkan oleh Sekolah Al Falah. Alasan utama BCCT ini dipakai karena dipandang paling tepat dengan tahap perkembangan anak. Wallaahu a'lam bish shawab
Posting Komentar